Vivo V9 RAM 4 GB Versi Indonesia? Jangan Beli!

Vivo atau Oppo? Mereka sama-sama vendor dari negeri Tiongkok yang saat ini berada di 5 besar penjualan global.

Dari segi design, spesifikasi, fitur boleh di bilang hampir sama, dari segi harga sampai kualitas material yang digunakan. Kok bisa? Ya karena memang masih dari satu parents. Sama-sama berada di Shenzhen.

Sekitar satu bulan yang lalu saya baru saja membeli Vivo V9. Dengan alasan Vivo V9 memiliki dual kamera belakang. Dan prosesor menengah atas (Snapdragon 626). Design hanyalah bonus bagi saya.

Prosesor Snapdragon 450

Bodohnya saya…kok saya baru sadar ternyata Vivo V9 memiliki dua versi prosesor. Khusus untuk Indonesia, ternyata hanya menggunakan Snapdragon 450 yang notabene hanya prosesor seri bawah terbaru, atau lebih tepatnya prosesor seri bawah dengan performa seri menengah.

Ini sangat mengecewakan, karna barang yang saya dapat adalah prosesor jenis ini.

Bila menggunakan prosesor Snapdragon 450 maka masih ada beberapa pilihan yang jauh lebih murah di pasar saat ini. Contohnya :

Huawei Nova 2i Lite

Xiaomi Redmi 5

Moto G6

Vivo V7+

Honor 7X, Honor 7C, Oppo A71, Oppo A3s dan Samsung Galaxy J8.

Selisih harga dengan Vivo dengan handset di atas bisa sampai 1,5 juta alias selisih 2,3 juta.

Bahkan Vivo Y83 yang harganya dibawah 3 juta sudah menggunakan chipset yang lebih baik (12 nm) dari Vivo V9 (14 nm).

Baca perbandingan chipset Helio P22 Dan Snapdragon 450.

https://smartphonesia.com/mediatek-helio-p22-vs-snapdragon-450/

Baca juga : https://rob252.wordpress.com/2018/09/16/unboxing-xiaomi-redmi-6a/

Rear Camera

Fitur AI yang terdapat di kamera Vivo V9 ini tak bisa di bilang bagus sekali dan juga buruk pada saat bersamaan.

Kamera yang menerima cahaya berlimpah akan tetap bagus hasilnya berapapun pixel kamera dan aperture yang kita gunakan. Bila kamera dalam kondisi low light hasilnya bagus, dapat dipastikan hasil kamera di cahaya berlimpah juga bagus.

Kamera Vivo V9 dalam kondisi low light akan banyak sekali noise. Karna aperture yang dimiliki hanya f2,0 walau juga tak bisa dibilang buruk.

Sekalipun fitur HDR sudah dinyalakan, hasilnya tetap saja.

Vivo sepertinya menyadari hal ini, dan untuk menebus “kekurangan” ini, Vivo V9 Ram 6 GB meluncur pada bulan Juli dengan Snapdragon 660 AI.

Inti dari tulisan yang saya buat adalah masih banyak hape android dengan harga lebih murah yang menggunakan prosesor Snapdragon 450. Hanya itu. Lebih bijaklah dalam membeli handset.

Semoga berguna.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Vivo V9 RAM 4 GB Versi Indonesia? Jangan Beli!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.